Kasus TBC di Kota Bandung Mencapai 18 Ribu Lebih
Kota Bandung menjadi wilayah terbanyak kedua untuk kasus TBC di Jawa Barat. Saat ini, jumlah temuan mencapai 18.846 kasus.
Kasus TBC di Kota Bandung, jawa Barat, terus meningkat setiap tahunnya. Foto: ilustrasi/net
trustjabar.com – Menjadi wilayah terbanyak kedua di Jawa Barat untuk jumlah kasus tuberkulosis (TBC), menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Pemerintah Kota Bandung. Saat ini, jumlah penderita TBC di kota kembang itu sebanyak 18.846 kasus.
Baca Juga : Cegah Peningkatan Kasus DBD, Pemkot Bandung Masifkan Edukasi ke Masyarakat
Menanggapi hal tersebut Dinas Kesehatan Kota Bandung mengaku akan lebih memperkuat upaya penanggulangan secara lebih terkoordinasi. Pasalnya, jumlah penderita TBC di kota ini terus meningkat setiap tahunnya.Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dadan Kosasih menjelaskan daerah mana saja yang menjadi penyumbang terbanyak kasus TBC. Ia menjelaskan, Kecamatan Kiaracondong dan Babakan Ciparay menjadi daerah terbanyak jumlah kasus penyakit tersebut.
Berdasarkan data, kata Dadan, secara nasional Indonesia termasuk negara dengan jumlah kasus TBC tertinggi kedua di dunia.
“Di Kota Bandung, tren kasus TBC ini terus meningkat setiap tahunnya. Untuk itu, perlu ada koordinasi yang lebih baik antara sektor kesehatan dan kewilayahan. Hal itu agar penanganannya lebih efektif,” ungkapnya, Kamis (19/2/2026).
Baca Juga : Rahasia Jaga Imunitas Saat Puasa Agar Tubuh Tetap Bugar
Sebagai upaya nyata, lanjut Dadan, Dinas Kesehatan Kota Bandung telah mengundang seluruh camat untuk terlibat aktif dalam upaya penanggulangan TBC ini. Respons jajaran kewilayahan, kata ia, sangat positif dan siap berkolaborasi dalam penanganan TBC di masing-masing wilayah.
“Kasus TBC yang ditemukan cukup beragam. Karena ada pasien tanpa gejala yang terdeteksi melalui skrining aktif. Kalau mengalami gejala seperti batuk lebih dari dua minggu dan berat badan menurun tanpa sebab yang jelas sebaiknya segera periksa ke puskesmas. Agar bisa terobati,” ucapnya.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung itu menjelaskan, terkait pengobatan kasus TBC ini minimal berlangsung selama enam bulan. Hal tersebut sesuai dengan panduan Kementerian Kesehatan. “Jika pengobatan tidak tuntas, kuman bisa menjadi kebal. Kalau sudah kebal, pengobatannya jauh lebih sulit,” ucapnya. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Kasus TBC di Kota Bandung Mencapai 18 Ribu Lebih
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.