Jumat, 17 April 2026
Breaking News
Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung
Ekonomi Daerah Bandung Raya
Penulis: Adi 20 Agt 2025

Jaga Inflasi Daerah, Polres Cimahi Salurkan 278 Ton Beras SPHP di GPM

Polres Cimahi, Jawa Barat, menyalurkan 278 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kegiatan gerakan pangan murah (GPM).

Polres Cimahi, Jawa Barat, menyalurkan 278 ton beras SPHP saat Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga inflasi daerah. Foto: Adi/trustjabar

Polres Cimahi, Jawa Barat, menyalurkan 278 ton beras SPHP saat Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga inflasi daerah. Foto: Adi/trustjabar

trustjabar.com - Polres Cimahi, Jawa Barat, menyalurkan 278 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kegiatan gerakan pangan murah (GPM). Kegiatan itu juga sebagai upaya menjaga inflasi di Cimahi lantaran harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik.

Baca Juga : Pemkot Cimahi Klaim Sudah Tampung 150 Murid Bergabung Sekolah Rakyat

"Kami menyediakan 278 ton beras SPHP untuk masyarakat. Tentunya masyarakat bisa membelinya dengan harga murah," kata Kapolres Cimahi, Niko Adi Putra di Mapolres Cimahi, Rabu (20/8/2025).

Niko mencontohkan, untuk harga beras medium misalnya yang kini menginjak angka Rp 12.000/kilogram di pasar tradisional dan pengecer. Bahkan, harga beras premium di pasar saat ini mencapai Rp 16.000/kilogram.

Melihat kondisi itu, Polres Cimahi telah menyiapkan ratusan ton beras SPHP dengan harga yang jauh lebih murah ketimbang harga beras di pasaran. Hingga saat ini Polres Cimahi telah mendistribusikan beras SPHP tersebut sekitar 6 ton melalui kegiatan GPM yang berlangsung di Mapolres Cimahi. Serapan itu telah berlangsung selama satu pekan dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga : Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Anggota DPRD Jawa Barat Gelar Gerakan Pangan Murah

"Beras SPHP kemasan 5 kilogram kami banderol Rp 50.000. Biasanya untuk kemasan yang sama itu Rp 55.000. Mudah-mudahan ini bisa turut meringankan beban masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan, ratusan ton beras tersebut harus terjual kepada masyarakat dalam kurun waktu 2-3 bulan ke depan. Menurutnya, hal itu demi membantu masyarakat yang membutuhkan beras murah di tengah kondisi ekonomi yang sedang melemah.

"Targetnya 3 bulan selesai ya, termasuk di jajaran Polres Cimahi. Dari 278 ton jatah di Polres itu hanya 20 ton. Kami sudah salurkan 6 ton, jadi sisa 14 ton lagi," ucapnya.

Selain menggelar GPM beras SPHP, lanjut Niko, pihaknya juga membentuk satuan tugas untuk mewaspadai peredaran beras oplosan. "Kita membentuk Satgas untuk mengawasi peredaran beras yang tidak sesuai takaran, serta beras oplosan," katanya. (Adi/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Jaga Inflasi Daerah, Polres Cimahi Salurkan 278 Ton Beras SPHP di GPM

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.