Bupati Paparkan Isu Strategis Ini Masuk Program Prioritas RKPD 2027 Pemkab Bandung
Bupati Bandung, Jawa Barat, Dadang Supriatna menjelaskan ada beberapa isu strategis yang masuk ke dalam program prioritas RKPD Pemkab Bandung 2027. Di antaranya peningkatan infrastruktur jalan, SDM, dan rutilahu.
Ilustrasi rumah tidak layak huni (rutilahu). Bupati Bandung Dadang Supriatna memaparkan ada sejumlah isu strategis yang menjadi program prioritas dalam RKPD Pemkab Bandung 2027, salah satunya mengenai penanganan 157 ribu rutilahu. Foto: ilustrasi/net
trustjabar.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menekankan ada beberapa program strategis yang menjadi prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Beberapa program itu di antaranya yakni peningkatan infrastruktur jalan, peningkatan sumber daya manusia, dan penanganan rumah tidak layak huni (rutilahu).
Baca Juga : Bandung Bedas Expo 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Lokal Kabupaten Bandung
Ditemui di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Dadang Supriatna mengatakan, beberapa isu strategis itu tercatat dalam Musrenbang tingkat Kabupaten Bandung. Dadang pun menjelaskan alasan beberapa program itu menjadi program strategis RKPD 2027.
“Isu strategis yang menjadi prioritas tahun 2027 salah satunya infrastruktur jalan. Karena akses jalan ini sangat penting dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. Selain itu dalam rangka mengatasi kemacetan lalu lintas di beberapa ruas jalan,” tuturnya, Jumat (3/4/2026).
Selain peningkatan infrastruktur jalan, dalam program strategis RKPD 2027 ini juga memuat penataan saluran drainase. “Ini menjadi skala prioritas. Saya mendapat informasi dari Bapperinda Kabupaten Bandung, pagu anggarannya tahun 2027 di angka Rp 103 miliar. Kalau kita bagi ke 31 kecamatan di Kabupaten Bandung, maka anggaran perbaikan infrastruktur ini masing-masing kecamatan sebesar Rp 3 miliar,” katanya.
Meski demikian, Dadang mengungkapkan pada Musrenbang tersebut terungkap ada belanja-belanja strategis. Hal itu pun nantinya akan pihaknya kaji lebih mendalam.
Kemudian, lanjut bupati, terkait program strategis lainnya yang termuat di RKPD 2027 yakni peningkatan SDM Kabupaten Bandung. Pemkab Bandung, kata ia, sudah menyiapkan beberapa upaya dalam mendukung peningkatan SDM ini. Salah satunya menyiapkan program pemberdayaan SDM melalui dinas terkait di lingkungan Pemkab Bandung.
“Misalnya ibu-ibu yang tidak bekerja dan tidak punya penghasilan, bisa mengakses pelatihan melalui Dinas Pendidikan melalui program makeup artist. Tapi pada dasarnya menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang tersampaikan melalui Musrenbang,” tuturnya.
Meski demikian, Dadang menyarankan dalam upaya peningkatan SDM ini turut ula mendukung laju pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia lebih menyarankan dan mendorong serta menyukseskan program pemerintah pusat terutama dalam ketahanan pangan.
Penanganan 157 Ribu Rutilahu Masuk Program Prioritas RKPD 2027
Dalam kesempatan itu, Bupati Bandung juga turut menyoroti mengenai program penanganan rutilahu di Kabupaten Bandung. Saat ini, lanjut Dadang, tersebar 157 ribu rutilahu yang harus mendapat perhatian pemerintah.
“Dari 157 ribu rumah itu, sebanyak 80 ribu rumah status tanahnya milik pribadi. Dari 80 ribu rumah itu, setelah asesmen, sebanyak 45 ribu (rutilahu) yang harus prioritas diselesaikan. Sedangkan sisanya (77 ribu rutilahu) berada di atas tanah PT Perkebunan Nusantara dan tanah-tanah carik desa,” ujarnya.
Baca Juga : Pembayaran Honor P3KPW Guru dan Tenaga Kependidikan Bisa Gunakan BOSP
Menurutnya, rumah yang ada di atas tanah PTPN dan tanah carik tidak bisa dibantu melalui APBN maupun APBD. “Informasi dari pak Dirjen, (rutilahu) untuk tahun berikutnya bisa mendapat bantuan melalui APBN maupun APBD. Dengan catatan selama ada surat dari yang bersangkutan. Misalnya dari PTPN bisa menempati minimal selama 10 tahun. Apabila sudah ada surat pernyataan, nanti bisa diusulkan untuk mendapatkan program dari BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya),” ungkapnya.
Terkait hal itu, bupati berencana untuk bertemu langsung dengan Direktur PTPN untuk mencari solusi terbaik. Sehingga, angka kemiskinan ekstrim di Kecamatan Pangalengan dan wilayah Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali, dapat tertangani.
“Penanganan rutilahu ini juga masuk ke dalam program strategis prioritas RKPD 2027 Kabupaten Bandung,” kata bupati. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Bupati Paparkan Isu Strategis Ini Masuk Program Prioritas RKPD 2027 Pemkab Bandung
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.