Senin, 07 September 2026
Breaking News
STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus
TrustJabar
Bandung Raya Daerah
Penulis: Cep09 Sep 2025

Bandung Zoo Kehilangan Rp 2,7 Miliar Lewatkan Dua Kali Long Weekend Tanpa Pengunjung

Imbas penutupan sementara kawasan Bandung Zoo, Kota Bandung, Jawa Barat, pengelola mengklaim kerugian yang cukup fantastis.

Bandung Zoo di Kota Bandung, Jawa Barat, terpaksa harus kehilangan pendapatannya sebesar Rp 2,7 miliar lantaran melewatkan dua kali long weekend tanpa pengunjung. Foto: ist/

Bandung Zoo di Kota Bandung, Jawa Barat, terpaksa harus kehilangan pendapatannya sebesar Rp 2,7 miliar lantaran melewatkan dua kali long weekend tanpa pengunjung. Foto: ist/

trustjabar.com – Imbas penutupan sementara kawasan Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, pengelola mengklaim kerugian yang cukup fantastis. Kerugian pendapatan itu lantaran salah satu destinasi wisata edukasi di Kota Bandung itu terpaksa melewatkan dua kali kesempatan longweekend.

Baca Juga : Kelahiran Anak Harimau Benggala Tambah Koleksi Satwa di Bandung Zoo

Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafii atau yang akrab dengan sebutan Aan menjelaskan, kawasan destinasi edukasi itu terpaksa melewatkan 2 kali long weekend. Alhasil, pendapatan pun nihil. Tidak tanggung-tanggung, potensi akumulasi kerugian Kebun Binatang Bandung akibat penutupan sementara itu mencapai Rp 2,7 miliar.

“Sebelum adanya penutupan kawasan, kalau long weekend kita biasanya memperoleh pendapatan yang cukup lumayan. Perkiraan (kerugian akibat penutupan) mencapai Rp 2,7 miliar,” ungkapnya melalui pesan singkatnya, Selasa (9/9/2025).

Aan menjelaskan, potensi kerugian Bandung Zoo itu merupakan akumulasi di antaranya dari penjualan tiket, produk masuk, sewa, dan tenant. Sebab, kata ia, biasanya jika ada produk masuk menjelang long weekend, pemilik produk hadir di Kebun Binatang Bandung. Namun, lantaran kisruh manajemen dan berakhir dengan penutupan sementara Kebun Binatang Bandung, Aan menegaskan, potensi pendapatan pun melayang.

“Dari produk masuk saja (saat long weekend) sebenarnya sudah lumayan (potensi pendapatan). Belum lagi dari tenang-tenant dan penjualan tiket masuk,” ujarnya.

Kebutuhan Pakan Satwa, Bandung Zoo Butuh Rp 15 Juta per Bulan

Dari informasi yang diperoleh, Kebun Binatang Bandung memerlukan biaya antara Rp 13 juta hingga Rp 15 juta untuk kebutuhan pakan satwa saja. Saat ini, Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) Bisma Bratakoesoema membiayai kebutuhan pakan satwa tersebut. Saat ini terdapat 710 satwa di Kebun Binatang Bandung yang terdiri dari mamalia, burung, reptil.

Baca Juga : Bandung Zoo Masih Tutup Setelah Kisruh Dualisme Manajemen

Sebelumnya, Kebun Binatang Bandung terpaksa tutup setelah terjadi insiden pengambilalihan paksa manajemen pada awal Agustus 2025. Pendudukan manajemen oleh Taman Safari Indonesia (TSI) dari YMT, sempat menimbulkan keributan kecil karena penutupan paksa pintu gerbang.

Di tengah kisruh dualisme manajemen itu, Bandung Zoo mendapat kabar menggembirakan. Kabar itu yakni adanya penambahan koleksi satwa seiring dengan lahirnya dua ekor anak harimau Benggala. Dua anak harimau Benggala itu lahir pada 12 Juli 2025 dari indukan Jelita dan Shahrukh Khan. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Bandung Zoo Kehilangan Rp 2,7 Miliar Lewatkan Dua Kali Long Weekend Tanpa Pengunjung

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.